Rabu, 29 Februari 2012

Best Time of My Life (Part 5)

        MENJADI IBU
Bayi < 1 mgg
MEMASUKI DUNIA MALAM
Memiliki bayi adalah saatnya saya memasuki dunia malam. Maksudnya adalah saya terjaga disaat malam tiba. Bayi saya terbangun dan menangis dimalam hari (siang hari juga demikian sih… J). Hal ini menjadi adaptasi yang sangat berat mengingat malam hari adalah saat saya beristirahat. Bayi saya menangis karena lapar, atau pipis atau pup atau terkejut dari tidur (mungkin mimpi buruk) atau bahkan  hanya sekedar ingin digendong atau didekap ibunya. Dan dunia malam ini masih terus saya alami hingga sekarang… Jika sangat mengantuk, terkadang saya menyusui sambil tertidur. Tak jarang dedek bayi menangis karena tersedak susu atau kekenyangan namun tetap aku susui karena aku tertidur… Bagi ibu-ibu yang baru melahirkan, SELAMAT MEMASUKI DUNIA MALAM…
MENANGIS
Bingung adalah hal yang aku rasakan saat bayiku mengangis. Apa sih maunya? Namun karena bayi hanya bisa berkomunikasi lewat tangisannya, sebagai ibu dengan berjalannya waktu, aku dengan sendirinya mulai bisa memahami makna tangisannya. Beberapa penyebab bayi menangis :
1.       Lapar
2.       Gerah karena basah setelah pipis/pup
3.       Ingin didekap/digendong
4.       Terbangun karena terkejut
5.       Sakit. Nah, untuk kasus yang satu ini, bisanya tangisannya agak berbeda dari yang lain dan bayi sangat sulit didiamkan meskipun semua kebutuhannya telah diberikan.
 ASI
Salah satu manfaat ASI dari ribuan manfaat lainnya adalah ASI akan berfungsi sebagai laksatif atau obat urus-urus. Di awal bayi baru lahir hingga usia bayi 6-7 minggu, ASI akan membersihkan sistem pencernaan bayi saat ia masih di dalam rahim ibu. Kemudian ASI akan melapisi sel-sel usus halus yang masih terbuka dengan antibodi dari ASI, sehingga terlindung dari resiko alergi dan gangguan pencernaan. Tidak hanya itu saat bayi BAB, maka bilirubin yang tidak terpakai dalam tubuh akan dibuang melalui tinja. Ini berarti fungsi hati yang masih belum sempurna akan terbantu dengan baik dan resiko kuning pada bayi akan terminimalisir. Inilah mengapa bayiku yang minum  ASI sering BAB. Jadi bukannya sakit perut atau diare.
TALI PUSAR
Tali pusar bayi saat baru dilahirkan adalah salah satu bagian dari bayi yang sangat sensitif. Ini karena bagian tubuh tali pusar ini bisa saja terkena infeksi ini karena daya tahan pada tubuh bayi yang masih rendah. Untuk itulah makanya diperlukan sekali kehati -  hatian dalam merawat tali pusar ini.
a.       cuci tangan sebelum dan sesudah merawat tali pusar sang buah hati. Ini sangat dan harus dilakukan agar bayi selalu dirawat dalam keadaan higienis dan meminimalkan terkena kuman jahat.
b.      biarkanlah tali pusat mengering kemudian tutup longgar tali pusar dengan kasa bersih dan kering. Ini dimaksudkan agar tali pusat cepat kering dan tidak dalam keadaan basah atau lembab.
c.       lipatlah popok bayi di bawah tali pusat dan jangan menutupi tali pusar karena dikhawatirkan akan terjadi gesekan.
d.      jangan bubuhkan apaupun pada tali pusar sang bayi.

Selasa, 28 Februari 2012

Best Time of My Life (Part 4)

PERSALINAN
APA YANG PERLU DIPERSIAPKAN?
Memasuki bulan November aku mulai mempersiapkan diri untuk persalinan. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan.
a.       Menyelesaikan pekerjaan
Aku mulai menetapkan deadline pekerjaanku dikantor. Meskipun pasti tidak semua pekerjaanku dapat diselesaikan, tetapi paling tidak pekerjaan yang menjadi  tanggungjawabku harus diselesaikan. Aku membawa pekerjaan pulang kerumah agar saat aku cuti pekerjaan dapat aku serahkan keatasan. Hal ini penting bagiku agar saat aku menjalani masa cuti melahirkan aku tidak terbeban oleh pekerjaan yang belum terselesaikan.
b.      Psikologi
Menjelang persalinan kesiapan secara psikologi penting selain kesehatan fisik. Untuk mempersiapkan diri secara psikologi aku memperbanyak membaca artikel tentang persalinan normal, mengenali tanda-tanda melahirkan dan bagaimana cara melahirkan yang tidak sakit. Aku menghindari pembicaraan kerabat atau teman-teman tentang persalinan karena cenderung mengerikan dan menciutkan semangat. Jika ketakutan saat persalinan muncul, aku selalu berkeluh kesah kesuamiku dan ia selalu memberiku semangat. Ia selalu berkata ‘Semua wanita yang diberi kepercayaan oleh Allah untuk hamil pasti diberi kekuatan untuk melahirkan…Ibu tenang saja ya. Ibu tuh wanita hebat dan kuat…’. Setiap habis mendengar itu, keberanian muncul lagi.
c.       Perbanyak Ibadah
Selain sholat wajib, aku juga selalu menyempatkan diri mengaji  dan selalu diakhiri dengan doa agar persalinan diperlancar.
d.      Perlengkapan Ibu dan Bayi
Terkadang ada sebagian orang berpendapat ‘pamali’ mempersiapkan perlengkapan bayi sebelum bayinya lahir. Tapi aku dan suamiku mempersiapkan perlengkapan bayi dan perlengkapanku dengan tujuan agar tidak repot saat persalinan tiba. Untuk pilihan warna perlengkapan bayipun kami sesuaikan dengan anak laki-laki sesuai hasil USG.
e.      Memilih Tempat Persalinan
Aku dan suamiku jauh-jauh hari sudah menentukan tempat persalinan. Tujuannya agar keluarga tidak bingung harus membawaku kemana saat hari H tiba. Yang menjadi pertimbangan dalam memilih tempat persalinan kami adalah kemudahan akses, tempat bersalin merupakan tempat dokter  kandunganku (karena ia yang paling tau kondisiku dan janin) dan kelengkapan fasilitas agar jika persalinan normal tidak berjalan lancar, aku tidak perlu dirujuk kemana-mana lagi.
f.        Tabungan
Mencari tau kisaran biaya persalinan dirumah bersalin pilihan kami lakukan agar kami bisa mempersiapkan tabungan untuk persalinan.
g.       Nomor Telp Keluarga dan Taxi
Aku dan suamiku juga mempersiapkan nomor telp/hp keluarga terdekat agar dapat dengan mudah memberitahu kabar persalinan. Kami juga mempersiapkan nomor telp taxi agar saat aku keluar tanda kendaraan untuk membawaku ke rumah bersalin sudah siap dan tidak menimbulkan kepanikan.
 SEBELUM BAYI DIBAWA PULANG
Pengalaman saat persalinan merupakan pengalaman yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidup. Namun tidak aku bagi dalam tulisan ini karena sangat sulit menggambarkannya. Tetapi persalinan merupakan perjuangan HIDUP dan MATI adalah statement yang sangat aku setujui…dan kita harus menghormati dan tidak boleh menyakiti hati ibu kita merupakan hal yang sangat beralasan…
Setelah persalinan selesai tentunya aku langsung ingin pulang kerumah dan merawat bayiku. Berbagi pengalaman, sebelum pulang ada hal-hal yang perlu dilakukan.
a.       Pengecekan kesehatan ibu dan bayi sebelum pulang. Pengecekan kesehatan ibu oleh dokter spesialis kandungan dan pengecekan kesehatan anak oleh dokter spesialis anak. Sebelum pulang kerumah aku diharuskan bisa pipis dan BAB.
b.      Pengecekan golongan darah bayi
c.       Bayi sudah harus diimunisasi Hepatitis B
d.      Beberapa rumah sakit bersalin memberikan fasilitas pembuatan akte kelahiran. Jika demikian sebelum pulang mintalah keterangan apa-apa saja yang perlu dilengkapi untuk mengurus akte.

Senin, 27 Februari 2012

Best Time of My Life (Part 3)

PERTUMBUHAN JANIN
Selama kehamilan, aku rutin memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan yang aku percaya. Pemeriksaan ini aku lakukan meskipun kondisiku sehat-sehat saja. Hal ini untuk mengecek kesehatanku selama hamil dan juga mengetahui pertumbuhan janinku tiap bulannya. Dengan pemeriksaan rutin, jika terjadi sesuatu dapat segera diketahui dan diatasi, maklum saja aku bekerja dilaboratorium yang penuh dengan zat kimia dari yang aman hingga berbahaya jadi kekhawatiran lebih tinggi.
Aku memeriksakan kehamilan secara rutin. Setiap ke dokter selalu diperiksa tekanan darah, berat badan ibu dan USG. Tensi darah penting diperiksa karena ibu hamil tidak boleh hipertensi dan juga tidak boleh sebaliknya. Berat badan normalnya harus selalu naik yang menunjukkan bahwa janin didalam kandungan mengalami pertumbuhan. Nah, USG dilakukan untuk mengetahui tumbuh kembangnya janin. Aku melakukan USG bukan hanya untuk mengetahui jenis kelamin bayi (sebenarnya aku tidak mau tau jenis kelaminnya sampai ia lahir, biar menjadi kejutan )tapi lebih karena ingin mengikuti perkembangan sibuah hati. Dari hasil USG aku bisa mengetahui organ-organ tubuh apa saja yang telah terbentuk, berat janin, kondisi air ketuban dan jenis kelamin.
Awal pemeriksaan (1 April 2011) aku lakukan untuk memastikan apakah benar aku hamil? Meskipun alat tes kehamilan menunjukkan 2 garis merah, aku belum sepenuhnya yakin, karena garis kedua warna merahnya sangat tipis. Ditambah lagi aku belum merasakan mual atau tanda-tanda kehamilan lainnya. Aku melakukan tes kehamilan karena aku sudah terlambat menstruasi. Setelah dari dokter, keraguanku hilang karena aku memang positif hamil. Setalah tau positif hamil, sepanjang perjalanan pulang aku dan suami terus tersenyum bahagia. Saat pemeriksaan dengan USG, dirahim baru terlihat seperti kantung kecil yang menandakan aku hamil. Namun karena baru awal kehamilan belum dapat diketahui apakah kehamilanku normal atau tidak.


Pemeriksaan kedua (14 April 2011). Meskipun belum 1 bulan aku melakukan pemeriksaan lagi kedokter karena muncul flek bewarna kecoklatan. Hasil periksaan menunjukkan kandunganku lemah. Aku harus bedrest 1 minggu dan makan obat penguat kandungan. Flek muncul dikarenakan aku kelelahan bekerja. Hasil USG masih berupa kantung kecil.

Pemeriksaan ketiga (2 Mei 2011). Kandunganku sudah tidak bermasalah. Flek pun sudah tidak muncul. Hasil USGku sudah mulai terlihat bentuk janin. Ada bentuk kepala, tubuh tangan dan kaki, jantungnya mulai berdetak dan aku bisa mendengarnya. Usia janin sudah ± 9 minggu. Sungguh pengalaman luar bisaa mendengar detak jantung lain dari tubuhmu sendiri.

Pemeriksaan keempat (15 Juni 2011). Hasil USG menunjukkan saat ini kandunganku berusia ± 15 minggu. Berat janin ±150 gram. Ini menunjukkan pertumbuhan yang normal . Dokter keceplosan memberitahu jenis kelaminnya, padahal aku dan suamiku sudah berpesan untuk tidak diberi tahu.. Tapi tidak mengapa, apapun kami terima dengan senang hati. Jenis kelaminnya laki-laki. Ukuran kepala lebih besar dari tubuh. Detak jantungnya normal dan aku juga sudah dapat merasakan gerakan kecil diperutku. Lucu sekali…

Pemeriksaan kelima (30 Juni 2011). Meskipun belum 1 bulan berselang, aku kembali kedokter. Tujuannya untuk memeriksa kondisi sebelum aku mengikuti prajabatan dan masalah keputihan yang mengganggu. Alhamdulillah kondisiku dan janin normal dan aku bisa mengikuti seluruh kegiatan dengan sebaik-baiknya. Aku hanya diberi vitamin dan obat mag khusus ibu hamil dan tidak boleh berolah raga yang berat. Jika dalam berolah raga nafasku mulai tidak teratur aku diharuskan berhenti berolah raga. Usia janin ± 18 minggu. Untuk keputihan aku diberi obat untuk menghilangkan jamur penyebab infeksi. Berat janin 243 gram. Gerakan janin mulai lebih komplek karena otot-ototnya mulai terbentuk sempurna.

Pemeriksaan keenam (8 Agustus 2011). Selang pemeriksaan ini cukup jauh dari pemeriksaan sebelumnya karena selama 1 bulan aku mengikuti prajabatan. Bayiku sudah memasuki usia ± 24 minggu. Seharusnya usia ini janin sudah berada pada posisi kepala dibawah, namun bayiku masih dalam posisi melintang. Dokter mengatakan tidak perlu khawatir, karena rongga rahim masih luas janin masih dapat bergerak bebas. Saran dokter aku harus mulai menungging agar posisi janin benar. Janin juga sudah bisa mendengar dengan baik dan sel-sel otak mulai berkembang pesat. Aku masih terus mengkonsumsi susu khusus ibu hamil agar nutrisi yang diperlukan janin terpenuhi.

Pemeriksaan ketujuh (10 Oktober 2011). Selang sebulan lebih aku tidak memeriksakan kehamilan karena sebelumnya adalah bulan puasa dan lebaran. Memasuki bulan Oktober, kandunganku memasuki usia ± 33 minggu. Berat dedek sudah 2.197 gram. Wajah dan organ tubuh lain sudah cukup matang, hanya paru-paru yang masih terus berkembang. Ruang dalam rahim semakin sempit, janinku sudah berada diposisi kepala dibawah/mendekati jalan lahir. Gerakannya seperti tendangan semakin kuat. Dokter menyarankan aku untuk mengurangi karbohidrat dan memperbanyak sayur dan buah serta jangan makan berat sebelum tidur agar bayi didalam tidak terlalu besar. Ini bertujuan agar aku tidak terlalu kesulitan menjalani persainan normal mengingat pinggulku yang kecil. Oc de…

Pemeriksaan kedelapan (18 November 2011). Ini merupakan pemeriksaan terakhir. Hasil pemeriksaan posisi bayi sudah tetap dan semakin masuk ke pinggul. Sistem reproduksi sudah terbentuk dengan baik. Karena tidak ada masalah, maka aku seharusnya bisa menjalani persalinan normal. Alhamdulillah…Oh ya, berat janin sudah 2.592 gram. Tidak cukup besar tetapi sudah memasuki berat normal. Prediksi melahirkan akhir November. Karena semua berjalan baik maka aku tinggal mempersiapkan kondisi psikologis menjelang persalinan. Tak putus-putus aku dan suamiku berdoa agar semua dipermudah. Amin…

Kamis, 23 Februari 2012

Best Time Of My Life (Part 2)

PUASA SAAT HAMIL
Bulan Ramadhan ditahun 2011 jatuh pada bulan Juli-Agustus. Saat itu usia kehamilanku memasuki bulan ke-5 atau semester 2 kehamilan. Tentunya sebagai umat muslim, aku tidak ingin melewatkan bulan Ramadhan ini tanpa menjalankan kewajiban berpuasa. Aku sangat ingin berpuasa. Namun kondisiku yang sedang hamil dan aktif bekerja membuatku ragu untuk berpuasa, terlebih orang-orang disekelilingku menganjurkan untuk tidak berpuasa demi menjaga janin yang sedang aku kandung. Ajaran Islam juga memberikan keringanan bagi ibu hamil untuk tidak berpuasa dengan cara membayar fidyah.  Sebenarnya bisa saja aku tidak berpuasa karena lingkungan yang mendukung dan keringanan yang ada. Tapi keinginan kuat untuk berpuasa tidak mudah disurutkan.
Setelah membaca tulisan dari pengalaman-pengalaman  ibu hamil yang berpuasa, pemeriksaan kesehatan sebelum berpuasa, konsultasi dengan dokter kandungan, terlebih dukungan dari suami, maka aku memutuskan berpuasa dan tetap bekerja full dikantor selama bulan Ramadhan. Dokter mengatakan bahwa berpuasa tidak menjadi masalah selama asupan gizi dan kalori dalam satu hari tercukupi. Berpuasa hanya mengubah jadwal makan saja. Kebutuhan nutrisi dapat disiasati dengan memakan makanan lebih banyak saat sahur dan berbuka dan memakan makanan selingan saat sebelum tidur. Segera berbuka puasa jika gerakan janin berkurang karena itu menandakan bahwa janin kekurangan gukosa. Alhamdulillah,aku dapat menjalankan puasa tanpa keluhan berarti dan sekali lagi syukur tak berhenti aku ucapkan karena bayiku lahir dengan normal dan tidak kekurangan satu apapun.

Rabu, 22 Februari 2012

Dedek Faiz...Ibu Kerja ya...!

Hari ini hari pertamaku bekerja setelah cuti 3 (bulan) dari aktifitas kantor. Berat rasanya berangkat kekantor karena ini kali pertama aku berpisah dari dedek Faiz lebih dari 1 jam. :(.
Bekerja dikantor menjadi kurang tenang. "Dedek rewel g y?", "Dedek mencari Ibunya g y?", "Dedek lagi apa y?", dan berbagai pertanyaan dibenak muncul selama aku bekerja.
Sebenarnya aku tidak perlu khawatir karena aku menitipkan Dedek dengan tantenya. Jadi aku tak perlu takut Dedek di'apa-apain' sama pengasuhnya. Aku juga tahu banget klo tantenya itu orang yang penyabar dan penyayang anak kecil, jadi Dedek Faiz pasti aman-aman saja. Namun rasa khawatir plus kangen sama Faiz tetap saja muncul. Abis Faiz tuh gemesin banget... :). Apalagi ingat senyum dan tawanya yang lucu + imut karena ia belum ada gigi. Ditambah pipinya yang tembem dan matanya yang belok....Hwoaaa....Jadi pengen cepet-cepet pulang ke rumah.
Buat ngobatin kangen, aku sempet-sempetin liat foto dan video Dedek disela-sela jam kerja. Lumayan buat ngilangin beban kerja. Klo dah liat wajah dedek, bawaannya senang dan bersemangat lagi. Buat ibu-ibu muda yang bekerja diluar rumah, harus cari orang terpecaya buat menjaga dedek agar kita merasa tenang dikantor.
Dari awal hamil,aku sudah menetapkan hati buat memberi ASI ekslusif ke Dedek Faiz. Aku yang bekerja diluar rumah tetap ingin menberikan nutrisi terbaik tersebut kepada Faiz selama 6 bulan dan tetap menyusui selama 2 tahun. Buat mensiasati kondisiku yang bekerja, aku memberikan Faiz ASIP (ASI Perah) yang aku simpan dan bekukan di Frezer. Jadi setiap 3-5 jam sekali aku memerah ASI dan menyimpannya sebagai stok ASI bagi Dedek Faiz selama aku bekerja. Jika sudah pulang ke rumah, Dedek Faiz aku susui seperti biasa. Untuk cara penyimpanan ASIP agar khasiatnya tidak hilang, aku membaca lewat internet. Tinggal memasukkan kata kunci ASI perah, berbagai informasi penting muncul, mulai dari manfaat ASI hingga jenis wadah penyimpanan ASIP yang baik muncul.

Selasa, 21 Februari 2012

Best Time of My Life (Part 1)

Tahun 2011 tentunya menjadi tahun yang paling bersejarah dalam hidup ku. Mengapa? Karena ditahun 2011 aku mengalami peristiwa-peristiwa yang menakjubkan dalam hidup. Pada bulan Maret, aku menikah dan tentunya menjadi seorang ISTRI. Kemudian aku langsung diberikan kepercayaan oleh Allah untuk MENGANDUNG. Selama 9 bulan 5 hari aku menjalani masa-masa kehamilan. Alhamdulillah akhir November aku MELAHIRKAN seorang bayi laki-laki sehat dan normal dengan persalinan normal. Kini aku menjadi seorang IBU.Hmmmmmmmm rasa bahagia yang tak bisa diekspresikan. Peristiwa menakjubkan tidak berhenti sampai disitu. Ucapan syukur tak berhenti aku ucapkan karena dihari pertama melahirkan ASI langsung mengalir dengan deras untuk memenuhi nutrisi bayiku. Kini lengkaplah sudah kehidupanku sebagai wanita. Tinggal aku menjalaninya dengan sebaik-baiknya karena aku ingin menjadi teladan bagi anakku kelak.

Sebenarnya lama sudah aku ingin menulis pengalaman selama masa kehamilan hingga saat menyusui. Namun karena masa adaptasi dari mengandung hingga memiliki bayi dengan seakbrek kesibukan dan kekhawatiran , aku baru sempat menulisnya sekarang.
Semoga tulisan ini, yang berdasarkan pengalaman pribadi dapat bermanfaat bagi calon ibu dan ibu-ibu muda. Aku bukan ibu dengan latar belakang pendidikan medis tapi apa yang tertulis ini berdasarkan apa yang aku alami.

MASALAH UMUM KEHAMILAN
Bahagia adalah perasaan yang aku rasakan saat mengetahui bahwa ada kehidupan yang berkembang dalam rahimku. Bahagia yang sangat sulit dilukiskan dengan kata-kata. Namun diawal kehamilan, kebahagiaan itu berubah menjadi kepanikan saat dokter mengatakan bahwa kandunganku lemah. Kandungan lemah ditandai munculnya flek. Apabila tidak cepat diketahui, bisa-bisa aku kehilangan buah hatiku. Aku disarankan bedrest selama 1 minggu dan diberi obat penguat kandungan. Alhamdulillah, flek tidak muncul lagi dan pemeriksaan lebih lanjut menyatakan bahwa kandunganku telah normal kembali.

Selama hamil ada beberapa ketidaknyamanan yang aku rasakan. Keluhan-keluhan itu tentunya mengganggu masa-masa menyenangkan selama kehamilan.
Beberapa keluhan yang aku rasakan :
a. Mual-mual
Mual merupakan keluhan yang aku rasakan dari awal kehamilan hingga usia kandungan 4 bulan. Mual terjadi bisa dipagi hari, siang hari maupun dimalam hari. Rasa mual juga sering muncul jika aku mencium bau makanan yang sedang dimasak. Mual cukup mengganggu karena aku adalah wanita yang bekerja diluar rumah.
Mau tau mengapa mual terjadi? Mual merupakan keluhan yang umum dialami wanita hamil. Mual terjadi karena tubuh secara alami memproduksi hormone progesterone, esterogen dan hCG (human chorionic gonadopotin). Hormon tersebut merupakan reaksi alami tubuh ibu untuk memenuhi kebutuhan janin. Untuk mengurangi rasa mual ini, aku mengkonsumsi susu yang mengandung vitamin B6 dan protein yang rendah. Aku juga makan dengan porsi sedikit tetapi sering. Dengan meminum susu ibu hamil yang mengandung vit. B6 yang cukup tinggi Alhamdulillah rasa mual tidak terlalu mengganggu dan aku bisa beraktivitas normal dikantor hingga menjelang persalinan.
b. Kelelahan
Selama hamil, aku gampang sekali mengantuk disiang hari dan kelelahan. Tentunya produktivitas dalam bekerja menurun. Kelelahan ini terjadi karena kebutuhan energi yang lebih banyak dari kondisi normal. Untuk mengatasinya aku tidur lebih awal selama masa kehamilan.
c. Konstipasi /susah BAB
Aku mengalami susah BAB dari awal kehamilan. Frekuensi buang air besar berkurang dan kotoran lebih keras. Ini juga merupakan keluhan umum yang dirasakan ibi-ibu hamil lho. Susah BAB ini disebabkan hormone progesterone membuat usus lebih rileks dan memperlambat gerakan usus. Aku mengatasinya dengan banyak minum air putih, perbanyak makan sayuran dan tidak menunda BAB saat keinginan BAB muncul.
d. Susah tidur
Susah tidur aku rasakan saat usia kehamilan memasuki bulan ke-6. Susah tidur disebabkan gerakan janin yang menendang-nendang pegal-pegal, dan juga karena keinginan buang air kecil yang terus menerus. Rasa ingin buang air kecil ini karena pertumbuhan bayi yang menekan kantung kemih. Aku meminimalisir keluhan ini dengan mencoba rileks dan meletakkan kaki diposisi yang lebih tinggi saat beristirahat. Saat bayi menendang aku mengelus-elus pelan bagian perut yang ditendang si janin.
e. Keputihan.
Aku mengalami keputihan saat hamil. Aku memutuskan mengkonsultasikan masalah keputihan ini kedokter setelah membaca artikel terkait keputihan dimasa kehamilan. Resiko dan bahaya keputihan yang tidak normal saat hamil membuatku merasa selalu khawatir. Karena keputihan yang aku alami menunjukkan tanda-tanda tidak normal (bewarna kehijauan dan menimbulkan rasa gatal) dan setelah aku mencoba mengatasinya dengan ramuan tradisional namun tidak berhasil, maka kedokter adalah keputusan yang aku ambil.
Keputihan yang tidak normal dan tidak segera diatasi dapat membuat bayi lahir sebelum waktunya dan menginfeksi janin yang berada didalam kandungan. Setelah 1 minggu menggunakan obat dokter secara rutin dan teratur keputihanku berhenti. Bagi ibu-ibu yang sedang hamil, jangan menganggap sepele masalah keputihan ini.