APA YANG PERLU DIPERSIAPKAN?
Memasuki bulan November aku mulai mempersiapkan diri untuk persalinan. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan.
a. Menyelesaikan pekerjaan
Aku mulai menetapkan deadline pekerjaanku dikantor. Meskipun pasti tidak semua pekerjaanku dapat diselesaikan, tetapi paling tidak pekerjaan yang menjadi tanggungjawabku harus diselesaikan. Aku membawa pekerjaan pulang kerumah agar saat aku cuti pekerjaan dapat aku serahkan keatasan. Hal ini penting bagiku agar saat aku menjalani masa cuti melahirkan aku tidak terbeban oleh pekerjaan yang belum terselesaikan.
b. Psikologi
Menjelang persalinan kesiapan secara psikologi penting selain kesehatan fisik. Untuk mempersiapkan diri secara psikologi aku memperbanyak membaca artikel tentang persalinan normal, mengenali tanda-tanda melahirkan dan bagaimana cara melahirkan yang tidak sakit. Aku menghindari pembicaraan kerabat atau teman-teman tentang persalinan karena cenderung mengerikan dan menciutkan semangat. Jika ketakutan saat persalinan muncul, aku selalu berkeluh kesah kesuamiku dan ia selalu memberiku semangat. Ia selalu berkata ‘Semua wanita yang diberi kepercayaan oleh Allah untuk hamil pasti diberi kekuatan untuk melahirkan…Ibu tenang saja ya. Ibu tuh wanita hebat dan kuat…’. Setiap habis mendengar itu, keberanian muncul lagi.
c. Perbanyak Ibadah
Selain sholat wajib, aku juga selalu menyempatkan diri mengaji dan selalu diakhiri dengan doa agar persalinan diperlancar.
d. Perlengkapan Ibu dan Bayi
Terkadang ada sebagian orang berpendapat ‘pamali’ mempersiapkan perlengkapan bayi sebelum bayinya lahir. Tapi aku dan suamiku mempersiapkan perlengkapan bayi dan perlengkapanku dengan tujuan agar tidak repot saat persalinan tiba. Untuk pilihan warna perlengkapan bayipun kami sesuaikan dengan anak laki-laki sesuai hasil USG.
e. Memilih Tempat Persalinan
Aku dan suamiku jauh-jauh hari sudah menentukan tempat persalinan. Tujuannya agar keluarga tidak bingung harus membawaku kemana saat hari H tiba. Yang menjadi pertimbangan dalam memilih tempat persalinan kami adalah kemudahan akses, tempat bersalin merupakan tempat dokter kandunganku (karena ia yang paling tau kondisiku dan janin) dan kelengkapan fasilitas agar jika persalinan normal tidak berjalan lancar, aku tidak perlu dirujuk kemana-mana lagi.
f. Tabungan
Mencari tau kisaran biaya persalinan dirumah bersalin pilihan kami lakukan agar kami bisa mempersiapkan tabungan untuk persalinan.
g. Nomor Telp Keluarga dan Taxi
Aku dan suamiku juga mempersiapkan nomor telp/hp keluarga terdekat agar dapat dengan mudah memberitahu kabar persalinan. Kami juga mempersiapkan nomor telp taxi agar saat aku keluar tanda kendaraan untuk membawaku ke rumah bersalin sudah siap dan tidak menimbulkan kepanikan.
SEBELUM BAYI DIBAWA PULANG
Pengalaman saat persalinan merupakan pengalaman yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidup. Namun tidak aku bagi dalam tulisan ini karena sangat sulit menggambarkannya. Tetapi persalinan merupakan perjuangan HIDUP dan MATI adalah statement yang sangat aku setujui…dan kita harus menghormati dan tidak boleh menyakiti hati ibu kita merupakan hal yang sangat beralasan…
Setelah persalinan selesai tentunya aku langsung ingin pulang kerumah dan merawat bayiku. Berbagi pengalaman, sebelum pulang ada hal-hal yang perlu dilakukan.
a. Pengecekan kesehatan ibu dan bayi sebelum pulang. Pengecekan kesehatan ibu oleh dokter spesialis kandungan dan pengecekan kesehatan anak oleh dokter spesialis anak. Sebelum pulang kerumah aku diharuskan bisa pipis dan BAB.
b. Pengecekan golongan darah bayi
c. Bayi sudah harus diimunisasi Hepatitis B
d. Beberapa rumah sakit bersalin memberikan fasilitas pembuatan akte kelahiran. Jika demikian sebelum pulang mintalah keterangan apa-apa saja yang perlu dilengkapi untuk mengurus akte.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar